6 Fakta Menarik Tentang Satelit Starlink Elon Musk, Kapan Sampai di Indonesia?

Apa yang Anda ketahui tentang satelit Starlink Elon Musk sebagai layanan internet yang dapat menjangkau area yang luas? Berikut beberapa fakta menarik tentang satelit Starlink, dikutip dari Suara.com.

Negosiasi antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Elon Musk, pemilik perusahaan jasa internet dan satelit Starlink, pada April 2022 membuahkan hasil.
Baca juga

Pahami apa itu konjungsi planet, sebuah fenomena astronomi yang melibatkan banyak planet
Final Fantasy XVI dapat dimainkan sampai akhir, pengembang sedang mempersiapkan fitur ini
Indonesia dan Korea Selatan bangun pusat data nasional senilai Rp 2,3 triliun di Batam
Poco F4 akan masuk Indonesia pada 30 Juni 2022
3 update besar Mobile Legends Lore 2022

Perusahaan Starlink akhirnya mengumumkan akan berinvestasi dan memantapkan dirinya di Indonesia. Hal itu juga ditegaskan oleh pernyataan staf khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi yang kemarin Senin (13/6/2022) langsung melaporkan hak pendaratan Satelit Khusus Non Geostasioner Starlink.

Simak 6 fakta menarik tentang satelit Starlink yang akan segera beroperasi di Indonesia.

  1. Dimulai dengan pertemuan Menteri Luhut dan Elon Musk

Rencana kerjasama berupa investasi layanan jaringan internet ini sebenarnya sudah lama dibuka, namun akhirnya terwujud setelah pertemuan April 2022 antara Menteri Kelautan Luhut dan Elon Musk yang membahas perkembangan dunia bisnis dan Elon. secara umum Berencana untuk memperluas bisnisnya ke Indonesia. Tahap negosiasi antara Luhut dan Elon telah berhasil diselesaikan dan akan segera direalisasikan.

  1. Hak Penahan Kementerian Komunikasi dan Informatika
    arrow_forward_iosBaca selengkapnya
    Didukung oleh GliaStudio

Kementerian Komunikasi dan Informatika selaku penanggung jawab layanan telekomunikasi di Indonesia juga bereaksi terhadap rencana investasi dan masuknya Starlink ke Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga mengatakan bahwa Starlink telah memiliki lisensi untuk beroperasi di Indonesia dan telah memberikan hak penjangkaran satelit kepada Telkomsat.

  1. Operasi hanya untuk perusahaan

Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga mengatakan bahwa operasional Starlink di Indonesia hanya berfungsi sebagai layanan backhaul atau fasilitas transmisi data dari infrastruktur telekomunikasi utama ke media telekomunikasi lainnya dan tidak menawarkan layanan retail kepada pelanggan yang menginginkan akses internet.

  1. Direncanakan masuk ke Indonesia mulai tahun depan

Pengumuman rencana perluasan jangkauan Starlink ke Indonesia disampaikan melalui akun Twitter SpaceX yang menyebutkan beberapa negara Asia yang akan menggunakan layanan Starlink pada 2023 adalah Indonesia, Jepang, dan India.

  1. Keunggulan Starlink dibandingkan satelit lain

Layanan jaringan internet Starlink bahkan dikatakan mampu mencapai kecepatan hingga 100-200Mbps untuk penggunaan individu. Satelit Starlink juga telah meluncurkan lebih dari 2000 satelit di seluruh dunia. Tidak hanya itu, pengoperasian satelit Starlink ini juga akan menggunakan 3 satelit dengan teknologi terkini.

  1. Harapan Pemerintah

Dengan rencana pengoperasian Starlink di Indonesia, pemerintah melalui Presiden Jokowi juga mengumumkan bahwa pemerintah Indonesia berharap dapat mengembangkan bisnis dan hubungan bilateral yang baik dengan Amerika Serikat dengan berinvestasi dalam pengembangan teknologi, yang kini akan segera dimulai melalui peluncuran Starlink States dapat membangun satelit di Indonesia pada tahun 2023.

Itulah beberapa fakta menarik tentang satelit Starlink milik Elon Musk yang akan segera beroperasi di Indonesia. (Suara.com/Dea Nabila)

Sumber :